assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh
Karena kemarin adalah hari raya idul adha ulladmsblogs mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1433 H. Tak lupa aku juga minta maaf karena banyak salah selama ini baik kepada sesama blogger maupun pengunjung blog ini yang dari mana saja.mohon dimaafkan ya kesalahanku selama ini ya selama ngeblog.
hari ini masih suasana Hari Raya Idul Adha maka aku akan posting makna hari raya idul adha agar kita bisa memaknai dan menerapkan semangat hari raya idul adha dalam kehidupan sehari-hari.
Suara takbir pun terdengar merdu dan indah dari berbagai pelosok negeri sampai belahan dunia sebagai pernyataan dan pengakuan terhadap keagungan sang maha pencipta Allah SWT. Takbir yang diucapkan bukanlah sekedar gerak bibir tanpa arti, tetapi merupakan pengakuan dari dalam hati, menyentuh dan menggetarkan relung-relung jiwa manusia yang beriman. Kemarin Pagi seluruh Umat Islam di penjuru nusantara juga dunia berbondong-bondong untuk melaksanakan dua rakaat shalat sunah, yaitu shalat Id yang di adakan di masjid atau tanah lapang. Yang kemudian akan dilanjutkan dengan acara silaturahim antar sanak-famili dan handai taulan. Suasana yang dirasakan pada hari raya Idul Adha tentunya berbeda dengan perayaan hari raya Idul Fitri yang kita rayakan sebelumnya.
Perbedaannya
itu adalah karena Idul Adha memiliki nilai historis
yang begitu mendalam. Idul Adha atau yang sering kita kenal dengan Idul Kurban, mengingatkan kepada kita bagaimana proses
perjuangan yang dilakukan oleh Nabi Allah, Ibrahim as. Dimana nabi
Ibrahim
mendapatkan wahyu untuk menyembelih putranya
beliau sendiri,yaitu nabi Ismail as, putra beliau yang
ditunggu-tunggu selama bertahun-tahun.
Disinilah
nabi Ibrahim dituntut untuk memilih antara melaksanakan perintah Allah atau
mempertahankan buah hati yang dicintainya, sebuah
pilihan yang sangat dilematis. Bagi manusia biasa tentu hal yang sangat
berat apalagi jika buah hati nya baru hadir setelah lama berusaha .Namun
karena
ketakwaan dan kecintaan nya kepada sang pencipta ALLAH SWT melebihi
segalanya, maka perintah tersebut beliau laksanakan juga, walau pada
akhirnya nabi Ismail as digantikan dengan seekor hewan kurban.
Dari sini kita mendapatkan satu pelajaran yang sangat berharga bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan dan keberhasilan baik di dalam kehidupan dunia dan di akhirat nanti kita harus rela berkorban. Makna berkorban adalah memberikan sesuatu untuK menunjukkan kecintaan kepada orang lain, meskipun harus menderita. Orang lain itu bisa anak, orang tua, keluarga, saudara sebangsa dan setanah air. Ada pula pengorbanan kepada agama yang berarti untuk Allah SWT dan inilah pengorbanan yang tinggi nilainya sebagaimana yang telah dipraktekkan oleh Nabiyullah Ibrahim as sehingga beliau mendapatkan predikat Kholilulloh (kekasih Allah SWT), karena telah mampu mengorbankan sesuatu yang dicintainya yang berupa anak , demi mencapai kecintaan kepada Allah SWT. Ini sesuai dengan firman Allah SWT :
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahui.” (QS. Ali ‘Imran : 92).
Selain itu hari raya idul adha juga bisa disebut hari raya haji karena pada hari raya ini orang menunaikan ibadah haji di mekkah arab saudi.menjalankan ibadah haji wajib hukumnya bagi orang yang sudah mampu baik secara materi maupun secara fisik.karena jika orangnya kaya harta nya tapi di rumah sakit terus menerus maka tidak wajib.begitu juga jika sehat walafiat tapi untuk makan kita hanya pas-pasan maka kita tidak wajib menjalankan ibadah haji.agama islam tidak akan memberatkan pemeluknya dengan memaksakan suatu perintah yang mana umatnya tidak mampu untuk menjalankannya.tapi bagi yang kaya harta nya dan sehat badannya wajib menjalankan ibadah haji dan juga jangan mengulur waktu karena umur manusia tidak ada yang tahu kecuali hanya ALLAH SWT.
Dari sini kita mendapatkan satu pelajaran yang sangat berharga bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan dan keberhasilan baik di dalam kehidupan dunia dan di akhirat nanti kita harus rela berkorban. Makna berkorban adalah memberikan sesuatu untuK menunjukkan kecintaan kepada orang lain, meskipun harus menderita. Orang lain itu bisa anak, orang tua, keluarga, saudara sebangsa dan setanah air. Ada pula pengorbanan kepada agama yang berarti untuk Allah SWT dan inilah pengorbanan yang tinggi nilainya sebagaimana yang telah dipraktekkan oleh Nabiyullah Ibrahim as sehingga beliau mendapatkan predikat Kholilulloh (kekasih Allah SWT), karena telah mampu mengorbankan sesuatu yang dicintainya yang berupa anak , demi mencapai kecintaan kepada Allah SWT. Ini sesuai dengan firman Allah SWT :
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahui.” (QS. Ali ‘Imran : 92).
Selain itu hari raya idul adha juga bisa disebut hari raya haji karena pada hari raya ini orang menunaikan ibadah haji di mekkah arab saudi.menjalankan ibadah haji wajib hukumnya bagi orang yang sudah mampu baik secara materi maupun secara fisik.karena jika orangnya kaya harta nya tapi di rumah sakit terus menerus maka tidak wajib.begitu juga jika sehat walafiat tapi untuk makan kita hanya pas-pasan maka kita tidak wajib menjalankan ibadah haji.agama islam tidak akan memberatkan pemeluknya dengan memaksakan suatu perintah yang mana umatnya tidak mampu untuk menjalankannya.tapi bagi yang kaya harta nya dan sehat badannya wajib menjalankan ibadah haji dan juga jangan mengulur waktu karena umur manusia tidak ada yang tahu kecuali hanya ALLAH SWT.
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1433 H
MINAL AIDIN WALFAIDZIN
Naskah sebahagian diambil di sarilah.mywapblog.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar